Manfaat Dan Perbedaan Polar, Bekatul Dan Dedak

Perbedaan Polar, Bekatul, dan Dedak

Bagi Anda peternak pemula, mengetahui pakan yang tepat untuk hewan ternak sangat penting dilakukan. Sebaiknya pahami mengenai perbedaan polar, bekatul, dan dedak sebagai pakan yang paling sering dipilih.

Pakan yang diberikan pada hewan ternak penting diperhatikan karena hal ini mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangbiakannya.

Perbedaan Polar bekatul dan dedak

 

Apa Itu Polar, Bekatul, dan Dedak?

  1. Polar

Perlu diketahui bahwa setiap industri pertanian memang menghasilkan produk sampingan. Tak terkecuali industri pertanian gandum yang menghasilkan produk sampingan berupa polar. Proses penggilangan gandum menghasilkan tepung terigu dan limbahnya berupa polar.

  1. Bekatul

Bekatul adalah lapisan endosperma yang melindungi beras. Sekilas, tampilannya memang senada dengan dedak. Tak heran jika banyak orang yang sulit membedakan antara dedak dan bekatul. Padahal, keduanya merupakan dua bagian yang berbeda pada beras.

  1. Dedak

Dedak merupakan produk hasil sampingan dari pabrik penggilingan padi ketika memproduksi beras. Dedak padi ini biasanya digunakan sebagai pakan ternak karena mengandung nutrisi yang cukup tinggi. Namun, harga dedak sendiri cukup terjangkau  dan mudah didapatkan.

Manfaat Polar, Bekatul dan Dedak Untuk Ternak

Polar mengandung nutrisi protein, lemak , vitamin, dan berbagai jenis mineral. Tidak hanya itu, pakan ini mengandung zat polisakarida dalam jumlah yang tidak sedikit. Polisakarida ini terdiri dari hemiselulosa, selulos, selebiosa, silica, dan lignin.

Tak heran jika polar pakan ternak kambing juga sangat direkomendasikan sebagai pakan ternak untuk hewan ruminansia. Namun, pemberian pakan polar ini sebaiknya dibatasi. Mengingat polar memang mengandung zat pencahar sehingga berpotensi menyebabkan mencret pada hewan ternak.

Selain itu, Anda juga perlu memahami perbedaan polar dan konsentrat agar pemberiannya tidak salah pada hewan ternak.

Dedak padi merupakan sumber karbohidrat utma, yaitu hemiselulosa, B-Glucan, dan zat pati. Dedak juga mengandung tiga asam lemak utama, yaitu asam linoleat, palmitat, dan oleat.

Komponen mineral di dalamnya juga termasuk lengkap, diantaranya mengandung fosfor, seng, aluminium, dan lain sebagainya. Tak heran jika dedak akan memenuhi kebutuhan nutrisi ternak sehingga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Untuk bekatul sendiri, kandungan di dalamnya tidak kalah bernutrisi dibanding dedak dan polar pakan ayam. Lapisan pembungkus beras ini mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang mampu memenuhu kebutuhan nutrisi hewan ternak.

Perbedaan Polar bekatul dan dedak

Tips Memilih Pakan Ternak yang Bagus

Sebelum memilih pakan untuk hewan ternak, ada baiknya untuk memahami tips yang harus diperhatikan. Cara yang paling mudah untuk menentukan apakah pakan ternak tersebut bagus atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik.

Bagaimana pemeriksaan fisik terhadap pakan ternak? Anda bisa melihatnya melalui bau, tekstur, warna, bentuk, ukuran partikel, kerusakan, dan bulk density. Tahap pemeriksaan ini penting dilakukan agar Anda bisa memberikan pakan yang sesuai untuk hewan ternak.

Misalnya saat memilih dedak, sebaiknya pilih yang teksturnya halus dan tidak terdapat benda asing di dalamnya. Hindari memilih dedak yang terdapat kutu, batu, dan pasir di dalanya.

Tidak hanya itu, pastikan pakan yang dipilih juga tidak tengik dan bercampur dengan materi yang membuat teksturnya kasar.

Harga Polar Bekatul dan Dedak

Pada dasarnya, harga ketiga pakan ini cukup terjangkau sehingga bisa menjadi pilihan. Di pasaran, plar, bekatul, dan dedak biasanya dijual dengan harga sekitar Rp8.000-Rp10.000 per kilogram. Tidak hanya per kilo, Anda juga bisa mendapatkan harga polar 1 sak yang tentunya lebih murah.

Memberikan jenis pakan yang sesuai merupakan salah satu solusi kunci untuk beternak yang sukses dan menguntungkan. Baik polar pakan sapi, bekatul, maupun dedak, ketiganya memiliki nutrisi yang bagus untuk hewan ternak Anda. Namun, tetap pastikan porsinya sudah sesuai dan tidak berlebihan ya.