Jenis Pakan Ternak Ruminansia Yang Paling Direkomendasikan

Jenis pakan ternak ruminansia merupakan asupan untuk makanan yang akan kita berikan kepada hewan peliharaan  atau hewan ternak. Sapi yang biasa dijadikan ternak adalah sapi dari jenis pedaging dan sapi perah. Keberhasilan dalam suatu usaha ternak sapi dipengaruhi oleh kualitas pakan disamping faktor genetis yang ada dan juga manajeman perusahaan.

Jenis pakan ternak ruminansia

Pada umumnya rumput dari hijauan sebagai pakan ternak utama yang diberikan para peternak sapi, ada baiknya jika diimbangi dengan pakan sapi dari hasil fermentasi. Pakan tambahan juga dari konsentrat karena kebutuhan pakan sapi akan membantu dan menambah gizi serta kandungan nutrisi yang diperlukan oleh sapi

Untuk itu bibit ternak dari jenis unggul hasil seleksi harus bisa diimbangi dengan pemberian makanan yang harus baik. Bahan pakan yang diproduksi bisa dilakukan secara tunggal atau sendiri dari hasil produksi suatu perusahaan baik itu PT, CV, Koperasi dst, yang telah dikemas secara rapi dan baik sehingga bisa meningkatkan nilai ekonomis.

Jenis pakan sapi dari rumput yang baik untuk sapi diantaranya adalah :

  1. Rumput lapangan
  2. Rumput tanaman
  3. Benggala
  4. Tuton
  5. Grinting
  6. Kolonjono
  7. Daun lehuminous

Jenis pakan ternak ruminansia  akan kami jelaskanan terlebih dahulu mengenai apa itu ternak ruminansia. Ruminansia merupakan jenis hewan pemamah biak atau sering disebut juga hewan mamalia yang bisa memakan jenis tumbuhan ( herbivora ) dengan mempunyai dua proses pencernaan makanan yaitu :

  1. Dapat mengunyah jenis makanan didalam perut yang sudah dicerna, kemudian akan dikeluarkan lagi untuk bisa dimakan kembali melalui proses pencernaan yang kedua.
  2. Hewan ini juga dibantu oleh mikroorganisme yang ada didalam perutnya sehingga membantu proses pencernaan.

Jenis pakan ternak ruminansia terdiri dari beberapa pilihan seperti :

  • Makanan Kasar

Pakan dengan bahan ini relatif akan susah dicerna karena mengandung serat kasar ( SK ) lebih dari 18 %. Makanan kasar akan memiliki kualitas baik apabila di potong di awal fase berbunga atau pada masa vegetatif. Menjadi bagian terbesar yang telah mengandung hijauan segar maupun kering. Seperti : rerumputan, daun – daun pepohonan, semak maupun sayuran maupun silase, sementara untuk makanan kasar berupa limbah dan jerami.

  • Makanan Konsentrat

Konsentrat sebagai bahan pakan yang dapat diberikan kepada jenis hewan ternak yang akan diberikan bersama jenis pakan lain untuk meningkatkan kelengkapan gizi dari seluruh pakan yang akan dicampur sebagai suplemen atau pakan lengkap.

Konsentrat mempunyai tujuan sebagai makanan ternak penguat yang kaya akan karbohidrat dan juga protein seperti : bekatul , jagung, dan juga bungkil – bungkilan.

Konsentrat dibagi menjadi 2 macam : konsentrat sumber protein dan konsentrat sebagai sumber energi.

Konsentrati dibutuhkan oleh hewan Ruminansia ( terutama sapi potong ), karena bahan tersebut mudah difermentasikan, sehingga konsentrat dapat meningkatkan kadar propionate. Yang berguna untuk pembentukan daging dan dapat merangsang pertumbuhan mikroba rumen, untuk dapat memberikan rangsangan pada pertumbuhan mikroba rumen sehingga dapat mencerna serat kasar.

  • Suplemen dengan mineral

Untuk pemberian ransum atau pakan pada ternak ini harus diperhatikan kualitas dan kandungan mineralnya. Apabila mineral yg dikonsumsi hewan kurang atau bahkan berlebihan dari yg dibutuhkan dapat menyebabkan efek negatif pada ternak.

  • Suplemen mengandung vitamin

Vitamin ini akan dibutuhkan walapun dalam jumlah yang sedikit, namun sangat penting dalam berbagai fungsi pada tubuh ternak.

Fungsi dari vitamin diantaranya :

  1. Berperan untuk mempertahankan juga meningkatkan kekuatan tubuh.
  2. Berperan untuk meningkatkan kesehatan ternak khususnya pada saat berproduksi.
  • Bahan additive

Merupakan jenis bahan makanan pelengkap yang dipakai sebagai kekuatan penyedia vitamin, mineral, dan juga anti biotika.

Jenis pakan ternak ruminansia perlu diperhatikan perkembangan ternak yang sempurna karena terdapat beberapa kandungan seperti karbohidrat, protein, vitamin, mineral dll. Demikian informasi ini kami berikan semoga dapat bermanfaat.

Baca juga:

Dengan cara tersebut maka hewan Ruminansia akan mendapatkan sari – sari makanan, yang dapat memberikan nutrisi sehingga bermanfaat dalam perkembangan juga pertumbuhan hewan itu sendiri. Proses pengeluaran kembali makanan tersebut biasa disebut juga dengan nama cad. Yang mempunyai arti keluar dari rumen, selanjutnya dikunyah untuk kedua kalinya yang disebut cudding.

Kelebihan jenis hewan ruminansia karena dia mempunyai lambung dengan beberapa ruangan. Hewan Ruminansia ini seperti : sapi, domba, kambing dan rusa. Jenis rumput dan juga dedaunan yang biasa dimakan hewan ternak ini dicampur dengan air liur yang selanjutnya akan dikunyah sebentar kemuadian ditelan.

Setelah melewati esofagus, makanan yang telah dikunyah tadi selanjutnya akan sampai di bagian lambung yang pertama disebut rumen. Rumen menjadi sebuah tempat simbiosis dari hewan pemamahbiak dengan jenis flagellate, ada juga bakteri dari genus Cytopaga dan Bacterium yang bisa digunakan sebagai penghasil enzim selulase yang dapat mengurai jenis selulosa.

Salah satu jenis pakan ruminansia yang direkomendasikan adalah pakan komplit dari pakan ternak instan. Mengapa pakan ini direkomendasikan karena kandungan nutrisinya sudah sangat lengkap dan sudah di ujicoba di laboratorium. pakan ini mampu meningkatkan bobot ternak dengan cepat dan untuk ternak penghasil susu, produksi susu akan menjadi lebih cepat.

Pakan ini sudah mengandung karbohidrate, serat, vitamin, mineral, protein dan lemak jadi tidak perlu repot lagi untuk membuat formulasi pakan. Pakan ini sangat praktis diberikan ke ternak sehingga mengurangi kegiatan untukmencari dan mengolah pakan.

untuk mendapatkan informasi tentang pakan ini dapat menghubungi nomor telepon 0821-3444-0557.